Ditulis oleh JaF / Rane di/pada Maret 29, 2007
Penyiar radio manapun rasanya akan sepakat kalau saya katakan pendengar adalah aset sebuah radio. Buat saya pengalaman dengan pendengar adalah hal paling berharga yang tidak akan pernah saya lupakan selama berkarir di radio yang semoga masih akan berketerusan. Sekedar berbagi pengalaman, kali ini saya mau bercerita tentang mereka, sosok-sosok yang kebanyakan tidak saya kenal wajahnya, namun banyak memberi saya pelajaran dan pengalaman berharga. Sosok-sosok yang kini lebih suka saya panggil teman ketimbang pendengar apalagi fans (emang gue artis hehe..). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Esai | 17 Komentar »
Ditulis oleh JaF / Rane di/pada Januari 6, 2007
: Suka Duka Di Balik Upaya Berinteraksi Dengan Pendengar
Catatan: Sebagaimana halnya dalam dunia bisnis dimana pelanggan adalah raja, di dunia radio sang raja itu adalah para pendengar yang bukan hanya mendengar secara pasif, tapi juga punya keinginan berinteraksi. Dalam konteks radio lokal mungkin ini bukan masalah. Tapi apa jadinya ketika mereka harus berinteraksi di sebuah radio yang secara fisik terletak beribu-ribu kilometer di seberang laut? Inilah sekelumit cerita dari upaya sebuah radio siaran internasional untuk menjangkau pendengarnya dari berbagai kawasan dunia. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Esai, GapTek | 4 Komentar »
Ditulis oleh JaF / Rane di/pada Desember 30, 2006
Seperti apakah kreatif itu? Bagaimana caranya menjadi kreatif? Pertanyaan ini pernah muncul saat saya diundang untuk bicara dalam pertemuan internal di sebuah radio swasta di Jakarta beberapa waktu silam. Saya sempat terkejut karena saat membuka pertemuan itu, si bos bilang saya diundang supaya anak buahnya belajar bagaimana caranya menjadi kreatif. Mampus dah!
Tahu definisi kreatif saja saya tidak. Padahal mereka langsung mulai ‘menagih janji’ dan memberondong saya dengan aneka pertanyaan tentang kreatifitas. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Esai | 5 Komentar »
Ditulis oleh JaF / Rane di/pada April 8, 2006
Pengalaman diwawancara oleh wartawan atau produser radio berbeda ‘rasanya’ dengan wawancara oleh media cetak atau bahkan televisi. Ada beberapa hal yang harus anda persiapkan agar apa yang anda sampaikan benar-benar maksimal dan anda akan nampak sebagai seorang nara sumber yang profesional. Mungkin beberapa tips ini bisa membantu. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Esai | 7 Komentar »
Ditulis oleh JaF / Rane di/pada Agustus 21, 2005
Apa sih yang dicari dalam perjalanan profesi seseorang di dunia radio siaran? Kalau mengikuti ‘kaidah’ yang umum berlaku di masyarakat maka “jabatan” bisa jadi adalah jawabannya. Kekuasaan memang selalu menjadi sesuatu yang di idam-idamkan semua orang karena biasanya diikuti oleh keuntungan finansial yang lebih dan jangan juga lupakan: selalu dihormati orang lain. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Esai | 6 Komentar »
Ditulis oleh JaF / Rane di/pada Agustus 6, 2005
Tanyakan pada seorang fotografer sejati, seperti apa hasil karyanya? Kemungkinan besar ia akan menunjukkan portfolionya, kumpulan-kumpulan hasil kerjanya berupa –apalagi kalau bukan- karya fotonya. Tapi apakah seorang penyiar radio perlu portfolio seperti layaknya seorang fotografer? Dari apa yang pernah saya alami, maka saya akan menjawab: Ya! Portfolio itu memiliki sejumlah manfaat.. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Esai | 1 Komentar »
Ditulis oleh JaF / Rane di/pada Januari 24, 2005
“Wah, ente sekarang jadi agen propaganda nih?”
Propaganda! Sudah lama saya tak mendengar kata-kata ini sampai seorang teman lama, entah bercanda entah serius, tiba-tiba menggunakan kata ini ketika tahu saya bekerja di sebuah radio siaran internasional. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Esai | Tidak ada komentar »